![]() |
|
By the way, this girl above is not me. Ho ho my profile at blogger back to home Bituwin -
template Words from Before It's Too Late by Goo Goo Dolls. Hit counter code here
|
Saturday, 31 October 2009
One of my favorite old Indonesian song >
and so it goes
Yeah, i dont know why lately.. my mood is really ridiculously make fun of me. when I need it to give its best shot, it didn't worked out well.
Ancur. Lumayan "jleb"sih sebenernya kemaren pas liat pengumuman organisasi itu. Tapi, gue berusaha menerima saja lah.. The world is still spinning round, what's there to be worried about? At least I know, I do the thing for my very own self. It is my passion, to do photography stuffs. The organization is just a place where I can share those things, but it doesn't mean that I can't find another community beside that one. When it is art, there is no limitation, there's no rule. That is my principal. Nyaaaaaang, serius amat yak gua. Cuapek deh.. Hmmmm, berbicara masalah organisasi sama kepanitiaan.. gue baru tau, ternyata sie. acara sama sie. dekorasi tuh seksi2 favorit ya. Ternyata..... Kalo gue sih pengen ikut sie. acara karena emang pengen aja terlibat langsung dalam pengkoordinasian sebuah acara. Seru aja kayaknya. Gatau deh, ternyata banyak juga yang pengen. Tapi kata kakak gue sih dibutuhkan manusia-manusia berpengalaman dalam pengaturan itu.. Gak heran kalo gue kedepak buat sie. acara ilmagi. Huakakakk. Sedih lagi. Minggu ini banyak banget deh berita duka masalah organisasi (tepatnya UKM) dan kepanitiaan. Rasanya pengen tanya ke mbak2 yang mewawancaraiku.. bukan pengen protes, cuma pengen evaluasi aja.. aku salah di mana nya gitu. So based on those mistakes, I can do better up next. Sekarang sih, ya wess daripada gue nangkring di sana cuma nambah pusing koordinatornya ya kan? Ga pa pa deh. Anytime they need my hands, I'll make sure they'll have my full focus for them (my full focus beside all the college thingy). Gue dengan bodohnya ga mempraktekkan senyum di awal wawancara pas kemaren wawancara UKM. Kakak gue bilang, kalo gue udah salting, atau males2an, atau tegang tuh pasti keliatan.. maybe those interviewers see those expressions in my eyes. It's not that I don't want to be part of em, it is just because I want to be with them too much. It's a learning process which maybe Allah wants me to get through.. sebesar apa pun niat kita, sebesar apa pun tekad kita, ketika Allah bilang hal itu kurang baik atau bahkan nggak baik sama sekali buat kita, ya hal itu ga akan ada buat kita. Atau, Allah pengen kita fokus sama masalah laen, yang dampaknya akan lebih baik buat kita.. bisa jadi juga sebagai ujian, seberapa jauh minat kita. Toh kalo memang niat, taun depan bisa coba lagi. Pokoknya banyak banget hikmahnya masalah-masalah tertolak ini.. kalo kata Pak Hasdie, semua itu tergantung bagaimana kita menyikapinya aja. Alhamdulillah. Mungkin saat ini, masih ada sesuatu yang bikin hati ini sesak begitu inget penolakan beruntun itu. Tapi aku berusaha yakin, dalam waktu dekat perasaan ga enak itu akan sirna sejalan dengan usahaku untuk ikhlas.. SEMANGAAAAT !! The rule of posting is write what you feel the most: I was upset, I did. But from now on, I'll be brave to face the reality.. and I'll stand up. I'll be strong. Berikan yang terbaik, tanpa minta dipuji apalagi minta dibales. That is also my motto. S E M A N G A T !! >:D >
Wednesday, 23 September 2009
Quicky Cookie Post!
Pagi ini hantu pancakes mencapai tingkat tertingginya, dia berhasil membuat gue subuh2 langsung nyalain laptop buat searching : "How To Make Pancakes"
Begitu kuatnya hasrat makan pancake, yah semenjak kakak gue sudah mengatakan tidak untuk pergi ke Pancious, gue bertekad bikin sendiri. Ditambah lagi, kemaren Mbak Mon ng-upload foto2 hasil karya dia pas lebaran, and they look very yummy! Mbak Mon bikin macem2 cake, ada yang semacam birthday cake gitu, terus dia bikin crepes, dan terakhir dia bikin green tea mousse. Dia juga bikin lassagna, shoot man, I really am jealous! Ga juga berdasarkan iri sama keahlian masaknya Mbak Mon, lebih ke dorongan lidah dan panggilan naluri. Akhirnya, dengan modal sotoy dan sok asik, gue pun mulai praktekin apa yang gue dapet dari youtube.com, yeah, it is a very kewl site! Jadilah iniiii hasil karya terbaik dari semua bentuk pancake buatan ku pagi ini hihihiw: Hwekekekk, biasa memang, tapi lumayan lah yummy. Tadinya yang ini gue mau kasih ke Abang (bayi nya tetangga sebelah, itu lho anaknya Mbak Ega). Kan asyik kalo dipromosiin ke oom nya, kalo kakak sebelah pinter masak. (Nguarep). Tapi gue ga PD lantaran ini pancake seems too ordinary. Yang penting gue udah tau how to make it. Ntar gue mau bikin terobosan: Pancake Oreo. Slurps! Namun, berhubung takaran pati gue udah sangat cukup pagi ini, dalam ukuran nanti sore mau nyushi, jadi ga bisa gue bikin pagi ini. Too much. Hmm, gue dapet resep nya dari sini. Nih ya:
Di webnya Angie (yang di video youtube.com itu), dia masukin juga adonan buat blueberry pancake yang bikin gue tambah ngiler setengah idup. Aaa, tapi yaudah lah, I'm better with my home-made pancake. Ada banyak pastry menarik di web nya cing, silahkan aja di klik namanya di kalimat pertama paragraf ini. Oh iya, gue menemukan klip kereeen tentang pancake! Here it is.. dan satu lagi, masih orang yang sama kok. I want to make a pancake, they are so very tasty! Sluuuuurps! >
Naksir tingkat akut
Tadi gue baru nonton Penelope. Yah, emang udah lama itu film. Biarlah.
Yang penting cukup untuk mengingatkan gue sama suami tercinta: James McAvoy. Gilak ya, emang kalo sama cowok british tuh gue susah buat ga naksir. Tapi si ayang yang satu ini, aku setia kok. Smooch ;-* Well, because I'm a nice wife. Tidak pelit dan tidak medit. Gue bagi deeeeh foto2nya akang ku.. cuma dua gapapa lah ya. Sisanya buat konsumsi pribadi, ya kan ayaaang? Ihihiiw ![]() ![]() ![]() In my opinion, the third photo shows his best look with the shaggy hair. Aaah, I love the way he speaks, naturally british. Labels: nge-fans parah >
Monday, 21 September 2009
It is a Good Day
I woke up this morning knowing nothing about today.
All I knew was we're gonna do "nyekar" bapak which our tradition every year. As I planned to do some exercise, I went bicycling around my neighborhood with my Pingku hanging on my neck. I took some picts to be seen at Jogja, as a homesick-healer ;) The sky was sooo beautiful, it'd a regret if I just let it passes by. All just fine, really fine. The weather feels great, the sun shined smoothly, and my mp3 player worked properly. It was a nice and fun way to start the day. I was homed and some stuffs waited to be done, such as cleaning the whole house. Thank God, my house is not really big.. so I just tried to having fun while sweeping the house. After the kerja bakti finished, I took a bath then did sholat dhuha. I was planning to read some more of my "fisika kedokteran" book, but my eyes were killing me so I just went sleeping. Hu hu, forgive me. I'll make sure I've finished it before I step my foots on Jogja's land. (Help me, Ya Qawiyyu >.<) Oh man, I can't handle this. I'm not in the mood writing in this mode: long paragraph, dear-diary-kinda-post. I just not. So, I go straight to the point with almost-a-poem sentences below.. would you mind, friends? ------------------------------------------------------------------------------------------------ I was listening all day, Maliq's Luluh. The lyric say something like this: "Oh, haruskah aku pergi? Salahkah bila ku di sini, tak peduli keadaannya?" Beneran ya, itu banget yang gue rasain tadi.. di depan rumah. Setiap tahun, setiap lebaran dateng. Satu orang itu doang yang bisa bikin gue ga bisa berhenti bujuk2in nyokap buat keliling ke rumah tetangga. Why? Because, it's only in Eid we could meet. See him right in front of my face, head to toe. Dulu, gue masih bisa deh ngeliat dia sekilas lagi main sama tetangga (he's my neighbor's cousin). Tapi belakangan dia ngilang gitu aja sampe gue berangkat aja gue belom sempet ngeliat penampakan dia. Akhirnya gue emang harus nunggu hari ini, hari lebaran. Hm, ga banyak yang bisa gue share tentang dia. Cuma tau sedikit, malah bisa dibilang pengetahuan gue tentang dia itu nihil. Nama aja gue ga tau. Seumur-umur, ngobrol pun belom pernah. Mentok-mentok cuma pernah senyumin doang, sekali. Itu juga canggung parah. What is so special with him? I could not answer. Physically, he's handsome, he's tall, he's kinda white, and he's kind to my mom. Semua definisi tentang 'my kind of guy' mungkin ada di dia. Dia, yang mungkin mengenal gue yang dulu (yang masih bahagia dalam dunia kuliner sebagai konsumen kesayangan para jago masak di rumah).. dalam bayangan gue, akan sangat susah untuk dibuat menoleh ke gue. Susah. Ba. Nget. Dengan gambaran di atas aja udah keliatan kan? Bukan cuma 'my kind of guy', gue rasa remaja cewek di tempat mereka nangkring juga demen sama dia. Makanya, pas aja gue baca Perahu Kertas nya Dee lagi beberapa hari ini. Posisi perasaan gue tadinya agak kacau, tapi setelah gue baca lagi buku itu gue sadar lebih kurang posisi Luhde yang agaknya pas sama gue. Apa ya, gue ga pengen peduli dulu sama kemungkinan dia udah punya pacar atau apa.. karena buat gue, bikin dia ngeliat gue bukan sekedar kayak ngeliat mobil lalu lalang di jalanan, bukan sekedar seperti natap langit-langit di saat mau tidur, tetapi melihat gue seakan membidik model melalui lensa makro kamera selayaknya fotografer serangga itu lah yang gue tunggu. Fully focus. It describes everything that I want. Sekali lagi, gue ga berdaya di sini. Gue ga bisa apa-apa, selain nunggu bola gue dijemput. Mungkin ini sedikit kerugian jadi feminis sejati. Tapi tetep, pada hakekatnya, cewek lebih suka dikejar walaupun manusianya kayak gue juga asal cewek teteplah naluri pengen dikejar itu ada. Gue yang kalo dibilang cakep cuma bisa melongo, apalagi dikategorikan cantik mungkin gue cuma bisa terbahak. Entah apa yang mau gue sampaikan.. gue juga buntu. Perasaan. Yang gue tau, ini berbeda. Yang gue tau, sekarang gue butuh media buat menumpahkan banyak rasa ini. Hh, melankolis bener yak. Saat membicarakan hal yang agak mengena, memang terkadang gue jadi menye-menye begini. Bukan seseorang yang di Jogja sana yang saya nanti, bukan juga orang yang sekolah lebak bulus dahulu yang saya nanti, dia udah ada di sini, jauh sebelum itu. Biarkan sistemNya bekerja, semoga jalan kita dipertemukan :-) Alhamdulillah atas hari ini Ya Allah ♥ P.S : Terimakasih ya, untuk ada di sana tadi
Untuk muncul hari ini, Semoga saya ga salah, semoga kita memang terhubung biar hanya sekilas Lain kali, segeralah tiba :) >
Thursday, 17 September 2009
Maliq and D'essentials' newest album
Last night, my sister bought Maliq's newest album, it calls "Mata Hati Telinga"
I haven't heard their newest single, the last one I heard was Mata Hati Telinga and I love it. To be honest, I was a bit "anxious" about this album. It's just my opinion, but their previous album is not really moves me just like their first album. There's just several songs that I love. The price was a lil bit shocking too (pelit, hahaha). But it's okay (since my sister who bought it) so I decided to hear the whole album while oping this could be a better one. After we were homed, we opened its cover. I was impressed with the design! I really am. It's very unique, creative, and fun! Hm, maybe this design adapted its title, "Mata Hati Telinga".. Okay, I'll describe it for you. When you open it, maybe you'll confused what is this design wants us to do. Just read the explanation then you'll know you can make a cube with it! Funny, huh? It really is. This album only has six songs. Guess what? I love it all. Hum, if I could say this, but it sounds very "Maliq". All of the songs has their characteristics and some of it have a very nice lyrics, like Mata Hati Telinga and Coba Katakan. Luluh moves my body. It really makes me fall for them once again :-) Well done, Maliq & D'essentials! Photos !! mata telinga Ah well, I forgot to take the cube-shaped one.. stupid me. Hum, let it be your surprise then ;-) Labels: album, and, D'essentials, Maliq, mata hati telinga, review >
Tuesday, 15 September 2009
Besties at Gizi Kesehatan 2009
After, hum, I'm about writing "after a very long journey" but it wasn't a long journey yet..
Well, after being here in Jogja for several weeks, finally I've found my best besties here :)
Here are some photos: wakakakkkk mupeng parah dahAddtional Info: I'm the one with glasses B-) Dati in tha creamy shirt Monic wears (almost) white shirt Labels: Gizi Kesehatan 09 > |